Beranda Berita

Dorong Ketahanan Energi Nasional, DEN bersama PUSHEP Gelar Pameran Transisi Energi

160

Jakarta, 20/10/2022. Dewan Energi Nasional (DEN) bersama Pusat Studi Hukum dan Pertambangan (PUSHEP) menggelar Pameran Transisi Energi bertajuk “Energi Bersih dan Transisi Energi untuk Ketahanan Energi yang Berkelanjutan Menuju Net Zero Emission (NZE) 2060” selama dua hari di Hotel Bidakara, Jakarta.

Diresmikan oleh Anggota DEN As Natio Lasman, pameran ini bertujuan untuk mengkampanyekan energi bersih dan transisi energi guna mewujudkan ketahanan energi yang berkelanjutan, mensukseskan Presidensi G20, serta menyemarakkan Hari Pertambangan dan Energi ke-77. Selain itu, pameran ini juga menjadi wadah bagi DEN untuk berkoordinasi dengan beragam sektor guna memastikan rencana transisi energi disusun dengan memperhatikan aspek-aspek kemandirian dan ketahanan energi nasional.

Sebagai pembuka, As Natio dalam sambutannya menjelaskan bahwa transisi energi menuju energi baru terbarukan (EBT) dan energi rendah karbon merupakan komitmen nasional yang sejalan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2014 tentang Kebijakan Energi Nasional dan Peraturan Presiden Nomor 22 tahun 2017 tentang Rencana Umum Energi Nasional. Dalam peraturan tersebut, bauran EBT ditargetkan dapat mencapai sebesar 23%, penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 34,8%, dan penghematan energi final dari skenario business as usual (BaU) sebesar 17% di tahun 2025.

Di sisi lain, pelaksanaan transisi energi sendiri diakui masih menjumpai sejumlah tantangan, khususnya terkait kemandirian dan ketahanan energi sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2007 tentang Energi. “Isu ketahanan energi merupakan isu strategis dikarenakan pemanfaatan EBT masih cukup rendah, yakni 12?ri total bauran energi nasional. Oleh karenanya, dalam menyusun peta jalan transisi energi, pemerintah senantiasa memperhatikan aspek availability (ketersediaan energi), affordability (harga energi yang terjangkau), accessibility (akses terhadap energi), dan acceptability (penerimaan sosial dan lingkungan) untuk memastikan Indonesia berhasil mencapai NZE dan ketahanan energi nasional,” terang As Natio.

Dalam kesempatan tersebut, pria yang pernah menjabat sebagai Kepala Badan Pengawas Tenaga Nuklir ini juga menyampaikan apresiasinya kepada pihak-pihak yang terlibat, khususnya PUSHEP, Pemerintah Provinsi, badan usaha di sektor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, asosiasi dan institusi di bidang energi, serta pemangku kepentingan terkait yang turut berpartisipasi dan mensukseskan kegiatan pameran. “Keikutsertaan Pemerintah Provinsi Aceh, Sumatera Barat, Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Tenggara, dan Nusa Tenggara Barat dalam Pameran Transisi Energi juga diharapkan dapat menumbuhkan motivasi dan mendorong pemanfaatan EBT di wilayah masing-masing,” lanjut As Natio.

Acara kemudian dilanjutkan dengan Webinar Nasional bertema “Pembaruan Kebijakan Energi Nasional (KEN) dan Rencana Umum Energi Nasional (RUEN), serta Tantangan Menuju NZE 2060” yang menghadirkan Anggota DEN Yusra Khan, Anggota DEN Satya Widya Yudha, Gubernur Provinsi Bali I Wayan Koster, dan Kepala Pusat Kebijakan Keenergian Institut Teknologi Bandung Retno Gumilang Dewi sebagai narasumber.