Beranda Publikasi Kegiatan

Ketua Komisi Dewan Pers dan Ketua AJI akan Beri Pelatihan di PUSHEP 

569

 

Pusat Studi Hukum Energi dan Pertambangan (PUSHEP) akan menyelenggarakan pelatihan dasar penulisan berita dan opini terkait hukum energi dan pertambangan. Pelatihan ini merupakan program kegiatan PUSHEP dalam upaya meningkatkan pemahaman dan kapasitas masyarakat pada kegiatan citizen journalism (jurnalisme warga). Suatu kegiatan yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan pengumpulan, pelaporan, analisis serta penyampaian informasi dan berita. Kegiatan ini akan dilangsungkan pada hari Senin, tanggal 2 Agustus 2021, yang dilakukan secara virtual.

Pembicara pada pelatihan ini melibatkan orang yang sangat berpengalaman pada bidangnya. Adapun narasumber yang terlibat antara lain:  Agus Sudibyo, Ketua Komisi Hubungan Antar Lembaga dan Internasional Dewan Pers; Asnil Bambani, Ketua AJI Jakarta pada 2018-2021 sekaligus sebagai Majelis Pertimbangan AJI Jakarta; dan Mochamad Januar Rizki yang merupakan jurnalis dari Hukumonline.com

Pelatihan penulisan berita dan opini ini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman terhadap penulisan berita dan opini di bidang hukum energi dan pertambangan. Secara khusus, kegiatan ini mempunyai tujuan yaitu: memberikan pengetahuan dan pemahaman mengenai etika penulisan berita di bidang hukum energi dan pertambangan, meningkatkan kemampuan dalam penulisan hasil kajian dan literasi di bidang hukum energi dan pertambangan, dan mengembangkan pemikiran dan kegiatan dalam literasi hukum energi dan pertambangan.

Menurut manager program PUSHEP, Akmaluddin Rachim, mengatakan bahwa pelatihan penulisan berita dan opini tentang hukum energi dan pertambangan digelar agar masyarakat atau kelompok masyarakat memiliki pengetahuan dan keberanian dalam menulis dan memberitakan terkait kegiatan tata kelola dan usaha sektor energi dan pertambangan yang dipandang menyimpang dari aturan hukum dan rasa keadilan masyarakat.

Lebih lanjut dikatakan bahwa pemahaman terhadap literasi dalam dunia hukum energi dan pertambangan dipandang sebagai hal yang sangat penting. Kemampuan untuk membaca, menulis sekaligus mewartakan merupakan kebutuhan dasar yang perlu dimiliki oleh setiap kalangan yang bergerak dalam kelompok masyarakat sipil, khususnya kelompok masyarakat sipil bidang hukum energi dan pertambangan.

Sektor ini sangat membutuhkan kecakapan karena merupakan industri strategis. Suatu industri yang menguasai hajat hidup orang banyak sehingga dipandang perlu mendapat dukungan dan pengawasan dari masyarakat, misalnya dalam bentuk jurnalisme warga.

Peserta kegiatan ini terbuka untuk umum dan tanpa dipungut biaya. Oleh sebab itu, Akmaluddin Rachim mengajak masyarakat dan secara khusus pegiat dan pemerhati lingkungan, kegiatan pertambangan dan lain sebagianya ikut dalam pelatihan penulisan berita dan opini tentang hukum energi dan pertambangan. Menurutnya, pelatihan ini sangat penting dalam rangka mendukung advokasi kebijakan dan memaksimalkan penyebaran informasi seputar hukum energi dan pertambangan.