Beranda Publikasi Kegiatan

PUSHEP Beri Pelatihan Dasar Hukum Pertambangan Minerba di FH UMSU

68

 

Pusat Studi Hukum Energi dan Pertambangan (PUSHEP) akan membekali generasi muda di Sumatera Utara terkait hukum pertambangan mineral dan batubara (minerba) yang berkelanjutan dengan memberikan pelatihan hukum pertambangan minerba kepada civitas akademik Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (FH UMSU).

Pelatihan tersebut diselenggarakan sebagai bagian dari upaya PUSHEP untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman kepada generasi muda, khususnya mahasiswa, terhadap dasar-dasar hukum pertambangan minerba. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan kerja sama PUSHEP dengan Pusat Studi Konstitusi dan Anti Korupsi (PUSKASI) FH UMSU.

Dalam pelatihan tersebut, mahasiswa nantinya akan mendapatkan materi dasar hukum pertambangan yang disampaikan oleh pengajar yang berpengalaman dan memiliki kompetensi di bidang hukum pertambangan. Adapun pengajar dalam pelatihan tersebut antara lain: Raden Sukhyar (Dirjen Minerba Kementerian ESDM 2013-2015), Alexander Sonny Keraf (Menteri Negara Lingkungan Hidup RI 1999-2001), Bisman Bhaktiar (Advokat & Legal Consultant/Ahli Hukum Pertambangan), serta tim hukum PUSHEP. Kegiatan ini akan diselenggarakan pada Kamis, 27 Juli 2023 secara daring (dalam jaringan).

Pelaksanaan pelatihan hukum pertambangan minerba kepada mahasiswa FH UMSU bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman mengenai hukum pertambangan minerba. Selain itu, pelatihan ini juga bertujuan untuk mendorong pengembangan pemikiran dan kegiatan-kegiatan ilmiah dalam disiplin ilmu hukum pertambangan minerba, mengembangkan kegiatan literasi hukum pertambangan agar timbul tanggung jawab dan partisipasi dari generasi muda untuk memberikan kontribusi pemikiran dan melakukan pengawasan terhadap kebijakan dan kegiatan usaha pertambangan. Kegiatan tersebut juga dimaksudkan guna mendorong mahasiswa untuk berpartisipasi dalam pemantauan kebijakan di bidang pertambangan minerba.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya PUSHEP untuk memperkuat tri dharma perguruan tinggi, melalui penguatan penyelenggaraan bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Harapannya, dari pelatihan ini dapat mendukung pelaksanaan program merdeka belajar – kampus merdeka, yaitu untuk meningkatkan kompetensi lulusan, baik soft skills maupun hard skills, agar lebih siap dan relevan dengan kebutuhan zaman, menyiapkan lulusan sebagai pemimpin masa depan bangsa yang unggul dan berkepribadiaan.

Sebagaimana diketahui bahwa Indonesia merupakan negara yang mempunyai kekayaan sumber daya alam, seperti mineral dan batubara, namun kegiatan pertambangan tersebut cenderung menimbulkan kerusakan lingkungan belum mampu untuk menjamin dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Hal ini terjadi, karena sistem hukum atau kebijakan di bidang energi dan pertambangan tidak berdasarkan pada peraturan perundang-undangan yang baik. Oleh sebab itu, guna mengoptimalkan potensi dari sumber daya alam ekstraktif maka sangat penting adanya keterlibatan peran seluruh pihak, termasuk peran dan partisipasi aktif dari generasi mudanya salah satunya mahasiswa.

Keterlibatan peran dan partisipasi aktif mahasiswa pada sektor pengelolaan industri ekstraktif khususnya pertambangan diharapkan memberikan sumbangsih terhadap peningkatan nilai tambah dan penerimaan negara. Mahasiswa sebagai agent of change juga perlu dibekali pemahaman dasar hukum pertambangan yang baik.

Upaya untuk membentuk generasi muda yang kompeten dan mengerti permasalahan dasar pertambangan maka perlu dilakukan peningkatan kapasitas dan pembekalan keterampilan melalui pelatihan dasar hukum pertambangan untuk mahasiswa. Pelatihan ini diharapkan mampu memberikan bekal yang cukup kepada mahasiswa FH UMSU, untuk terlibat dan mendorong agar tata kelola pertambangan minerba dikelola secara adil dan mewujudkan kemakmuran rakyat.