Beranda Berita

PUSHEP Gelar Pelatihan Bela Negara untuk Penyiapan Kader Ketahanan, Kemandirian, dan Kedaulatan Energi Nasional

12

 

Pusat Studi Hukum Energi dan Pertambangan (PUSHEP) kembali menyelenggarakan program kegiatan pelatihan. Berbeda dari pelatihan sebelumnya, kini PUSHEP menggelar Pelatihan Bela Negara untuk menyiapkan kader Ketahanan, Kemandirian, dan Kedaulatan Energi Nasional. Pelatihan ini spesifik akan membahas upaya-upaya dalam meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan partisipasi aktif generasi muda dan masyarakat mewujudkan ketahanan, kemandirian, dan kedaulatan energi nasional.

Dalam kesempatan pelatihan ini, pembicara yang dihadirkan merupakan pejabat dari instansi Dewan Energi Nasional. Pembicara tersebut antara lain: Dr. Ir. Musri, M.T. dan Ir. H. Daryatmo Mardiyanto, yang merupakan Anggota Dewan Energi Nasional (DEN). Adapun pembicara berikutnya adalah Bisman Bhaktiar, S.H., M.H., M.M yang merupakan Ahli Hukum Energi dan Pertambangan.

Program manager PUSHEP, Akmaluddin Rachim, mengatakan bahwa Pelatihan Bela Negara ini merupakan program kegiatan yang dibuat untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan partisipasi aktif khususnya kepada generasi muda terhadap ketahanan, kemandirian, dan kedaulatan energi nasional. Dari kegiatan pelatihan ini nantinya diharapkan para peserta mampu mengaktualisasikan ilmu yang didapatkan dalam berbagai aktivitas kehidupannya untuk mendukung tata kelola energi yang berkelanjutan.

Secara khusus pelatihan ini bertujuan guna memberikan pengetahuan dan pemahaman generasi muda, kelompok masyarakat, dan masyarakat pada umumnya untuk mewujudkan ketahanan, kemandirian, dan kedaulatan energi nasional. Pelatihan ini juga diselenggarakan untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan dalam melakukan pengawasan dan memberikan masukan terkait pengelolaan energi nasional.

Pelatihan ini dirancang untuk mengembangkan wawasan generasi muda dan masyarakat pada umumnya terkait ketahanan, kemandirian, dan kedaulatan energi nasional. Kemudian, pelatihan ini juga dilaksanakan untuk mengajak generasi muda berperan aktif mewujudkan ketahanan, kemandirian, dan kedaulatan energi nasional serta menjalin kerja sama dan mengembangkan jaringan mahasiswa dan organisasi mahasiswa untuk peduli terhadap ketahanan, kemandirian, dan kedaulatan energi nasional

Lebih lanjut, Akmaluddin Rachim mengatakan bahwa secara umum pelatihan ini diselenggarakan untuk memasyarakatkan diskursus mengenai kemandirian, ketahanan dan kedaulatan energi kepada kalangan mahasiswa dan masyarakat umum. Kegiatan ini diharapkan mendorong stakeholder terkait untuk terlibat dalam mendukung tata kelola energi yang bersih dan berkelanjutan.

Oleh sebab itu, menurut Akmaluddin Rachim, mahasiswa dan masyarakat umum terlebih dahulu harus memahami betul terkait seluk beluk tata kelola energi nasional. Kemudian setelah menguasai pemahaman dasar terkait hal tersebut, maka kita dapat bersama-sama terlibat mengambil peran dalam membangun sistem pengelolaan energi nasional yang dapat mewujudkan sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

Menurut Akmaluddin Rachim pelatihan ini merupakan wujud komitmen PUSHEP mendorong agar ketahanan, kemandirian, dan kedaulatan energi melalui kegiatan yang diselenggarakan. Hingga berita ini dibuat, peserta yang telah mendaftar mengikuti kegiatan ini berjumlah 164 orang. Antusiasme ini menandakan bahwa sebenarnya mahasiswa dan masyarakat umum membutuhkan pengetahuan dan pemahaman dasar untuk dapat mengikuti perkembangan energi nasional. Kebutuhan tersebut akan selalu menjadi perhatian utama PUSHEP untuk memberikan yang terbaik buat pembangunan hukum migas yang berkemajuan.