Beranda Publikasi Kegiatan

PUSHEP Terima Kunjungan Balai Diklat Tambang Bawah Tanah Kementerian ESDM

182

 

Pusat Studi Hukum Energi dan Pertambangan (PUSHEP) menerima dan menyambut kunjungan Kepala Balai Pendidikan dan Pelatihan Tambang Bawah Tanah (BDTBT), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM), Darius Agung Prata beserta jajarannya. Kedatangannya disambut hangat oleh Direktur Eksekutif PUSHEP, Bisman Bhaktiar. Dalam pertemuan yang berlangsung kurang lebih dua setengah jam tersebut, kedua pihak membahas rencana komitmen bersama peningkatan kapasitas sumber daya manusia terkait hukum pertambangan di lingkungan KESDM.

Menurut Darius Agung, wujud komitmen tersebut dapat dengan pelaksanaan Pelatihan Hukum Pertambangan yang diselenggarakan bersama PUSHEP. Komitmen tersebut merupakan program kerja yang sedang akan dilaksanakan dan akan dikembangkan oleh Balai Diklat Tambang Bawah Tanah KESDM. Menurutnya, keberadaan PUSHEP sebagai lembaga studi dan berkonsentrasi pada peningkatan kapasitas masyarakat melalui pelatihan-pelatihan hukum pertambangan sangat membantu program pelatihan yang diagendakannya.

Darius Agung menjelaskan bahwa Balai Diklat Tambang Bawah Tanah berada dalam kooridnasi Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Geologi, Mineral dan Batubara (PPSDM Geominerba), Badan Pengembangan Sumber Daya Energi dan Sumber Daya Mineral (BPSDM). Lebih jauh, Darius Agung menjelaskan bahwa rencana kegiatan tersebut akan terus berjalan meskipun terjadi kendala dikemudian hari. Menurutnya akan dicarikan jalan keluar jika terjadi sesuatu yang tidak dikehendaki. Ia menyampaikan bahwa kegiatan tersebut akan dilaksanakan setiap tahun.

Untuk itu Darius Agung mengatakan bahwa ke depannya penyelenggaraan pelatihan ini perlu ditingkatkan kualitas mutunya dan kelengkapan kurikulumnya, seperti ketersediaan modul pelatihan. Menanggapi hal tersebut, Bisman Bhaktiar mengatakan bahwa PUSHEP akan memberikan pelayanan terbaik dalam mengoptimalkan penyelenggaraan pelatihan. Menurutnya, PUSHEP akan selalu melakukan evaluasi perbaikan agar setiap pelatihan dapat memberikan manfaat yang baik.

Bisman menambahkan bahwa sangat mengapresiasi bisa mendukung program kegiatan dari Balai Diklat, karena hal tersebut sesuai dengan visi Pushep. Ia menambahkan bahwa tujuan pelatihan agar memberikan pengetahuan dan pemahaman dasar tentang hukum dalam kegiatan pertambangan mineral dan batubara. Selain itu juga dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan standar aspek hukum dan mengembangkan kapasitas dalam mendukung pelaksanaan tugas pengelolaan pertambangan mineral dan batubara.

Lebih lanjut, Bisman Bhaktiar mengatakan bahwa Pelatihan Hukum Pertambangan ke depannya akan diberikan materi-materi hukum pertambangan yang sangat dibutuhkan oleh peserta. Misalnya, materi terkait legal drafting di sektor pertambangan. Selain itu, materi terkait hukum pertambangan juga akan dikembangkan dan terus dilakukan update, khususnya terkait dengan kebijakan terbaru di sektor pertambangan. Perlu diketahui bahwa saat ini telah keluar Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2022 tentang Pendelegasian Pemberian Perizinan Berusaha di Bidang Pertambangan Mineral dan Batubara. Aturan tersebut tentu akan menambah diskursus dan daya tarik dari Pelatihan Hukum Pertambangan ke depannya.