Beranda Publikasi Kegiatan

Terungkap, Tiga Daerah Optimalkan Pemanfaatan Energi Baru dan Terbarukan dalam Energy Award

33

 

Pusat Studi Hukum Energi dan Pertambangan (PUSHEP) dan Dewan Energi Nasional (DEN) dalam penyelenggaraan energy award atau Anugerah DEN 2022, yang dilaksanakan beberapa waktu lalu, mengungkap tiga daerah yang mengoptimalkan pemanfaatan energi baru dan terbarukan (EBT). Hal itu mengemuka dalam Kategori Daerah Terbaik Implementasi Peraturan Deerah (Perda) tentang Rencana Umum Energi Daerah (RUED).

Dalam kategori tersebut khususnya pada bagian “daerah yang mengoptimalkan penggunaan EBT” dimenangkan oleh tiga provinsi, yaitu: Nusa Tenggara Barat (NTB), Sumatera Barat (Sumbar), dan Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Ketiga daerah tersebut terbukti berhasil mengoptimalkan pemanfaatan EBT sebagai sumber pembangkit energi.

Untuk menentukan pemenang Anugerah DEN kategori daerah yang mengoptimalkan penggunaan EBT, DEN melakukan penelitian dengan menyebarkan beberapa pertanyaan kunci melalui kuesioner. Beberapa contoh pertanyaan kunci tersebut yang dikonfirmasi, antara lain: terkait potensi EBT di wilayah provinsi dan berapa yang telah dimanfaatkan; jumlah kegiatan dan anggaran pembangunan infrastruktur EBT dalam APBD pada 5 (lima) tahun terakhir.

Pertanyaan lainnya yaitu: inovasi dan bentuk dukungan yang telah dilakukan untuk mendorong pemanfaatan EBT; nilai investasi untuk pengembangan EBT di wilayah provinsi pada 5 (lima) tahun terakhir; dan kapasitas pembangkit EBT di wilayah provinsi selama 5 (lima) tahun terakhir. Dalam validasi atas pertanyaan tersebut, DEN meminta bukti berupa data dukung kepada setiap daerah untuk membuktikan pengoptimalan penggunaan EBT.

Berdasarkan atas kuesioner, validasi data, dari riset yang telah dilakukan, DEN lantas melakukan penilaian dan penjurian terhadap kategori tersebut. Dengan berbagai pertimbangan dewan juri, DEN memutuskan bahwa daerah yang sangat baik dalam mengoptimalkan penggunaan EBT adalah NTB, Sumbar, dan Babel. Selain ketiga daerah tersebut, tentu daerah lainnya juga telah berupaya dalam pengembangan dan pemanfaatan EBT sebagai sumber energi alternatif di wilayahnya masing-masing.

Perlu diketahui bahwa ketiga daerah tersebut juga merupakan bagian dari 25 provinsi yang telah menyusun Perda RUED. Bahkan ketiga daerah tersebut juga turut berpartisipasi dalam energy transition expo yang juga diselenggarakan dalam rangkaian kegiatan Anugerah DEN 2022. Hal itu menunjukkan kepercayaan diri yang tinggi dari ketiga daerah tersebut dalam membuktikan bahwa mereka pantas mendapatkan penganugerahan tersebut.

Adapun perwakilan dari Dinas ESDM Pemerintah Provinsi lainnya yang juga turut berpartisipasi dalam energy transition expo atau pameran transisi energy adalah Dinas ESDM Aceh, Dinas ESDM Jawa Barat, Dinas ESDM Jawa Tengah, Dinas ESDM Jawa Timur, Dinas ESDM Kalimantan Timur, dan Dinas ESDM Sulawesi Tenggara. Patut diketahui juga, bahwa keenam daerah tersebut juga merupakan bagian dari daerah yang telah menyusun Perda RUED. Berdasarkan data laporan terkait penyusunan RUED, diketahui hingga Juni tahun 2022 tercatat telah ada 25 Provinsi telah menetapkan Perda RUED.

Daerah tersebut yaitu: Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Lampung, Bengkulu, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Jambi, Aceh, Kepulauan Bangka Belitung, Sumatera Barat, Kalimantan Selatan, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sumatera Selatan, Bali, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, Maluku, dan Riau. Bahkan menurut Musri, sebagai ketua pengawas RUED, mengatakan hingga saat ini telah ada 27 provinsi yang telah menetapkan Perda RUED, sedangkan 7 provinsi lainnya tengah dalam proses penyelesaian.