Beranda Publikasi Kegiatan

PUSHEP Gelar Pelatihan Dasar Hukum Migas

146

Pusat Studi Hukum Energi dan Pertambangan (PUSHEP) hadir kembali menyelenggarakan kegiatan pelatihan. Setelah menyelenggarakan pelatihan dasar hukum pertambangan mineral dan batubara, kali ini, PUSHEP menggelar Pelatihan Dasar Hukum Migas. Pelatihan ini spesifik membahas materi-materi dasar terkait hukum migas.

Pada kesempatan ini, pembicara dalam pelatihan dasar hukum migas akan disampaikan oleh tokoh-tokoh dan ahli dalam bidang migas. Pembicara tersebut antara lain: Dr. (Cand) Sampe L. Purba (Staf Khusus Menteri ESDM/Staf Ahli Kepala SKK Migas Tahun 2017-2018), Damar Wicaksono, S.H., M.H. (Legal Counsel SKK Migas 2014-sekarang), Dr. Ir. H. Ahmad Rizal, S.H., M.H, FCBArb. (Komite Badan BPH Migas 2017-sekarang) dan Bisman Bhaktiar, S.H., M.H., M.M. (Ahli Hukum Energi dan Pertambangan).

Program manager PUSHEP, Akmaluddin Rachim, mengatakan bahwa Pelatihan Dasar Hukum Migas ini merupakan program kegiatan yang dibuat untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mahasiswa dan masyarakat umum terhadap sektor migas, khususnya dari aspek hukumnya. Dari pelatihan ini nantinya diharapkan para peserta mampu mengaktualisasikan ilmu yang didapatkan dalam berbagai aktivitas untuk mendukung tata kelola usaha migas yang berdasarkan hukum dan keadilan.

Secara khusus pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman mengenai hukum migas kepada kalangan mahasiswa dan masyarakat umum. Selain itu, pelatihan ini dirancang untuk mendorong pengembangan pemikiran dan kegiatan-kegiatan ilmiah dalam disiplin ilmu hukum migas, menggali pemikiran untuk sumbangan terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan kegiatan tata kelola migas, khususnya untuk perbaikan kebijakan ke depannya. Pelatihan ini juga digelar untuk mengembangkan kegiatan literasi hukum migas agar timbul tanggung jawab dan partisipasi untuk memberikan kontribusi pemikiran dan pengawasan terhadap kebijakan dan kegiatan usaha migas dan meningkatkan kapasitas mahasiswa dan masyarakat untuk mendorong partisipasi dalam perbaikan tata kelola migas.

Lebih lanjut, Akmaluddin Rachim mengatakan bahwa secara umum pelatihan ini diselenggarakan untuk mengenalkan dan memasyarakatkan diskursus mengenai hukum migas kepada kalangan mahasiswa dan masyarakat umum. Kegiatan ini diharapkan mendorong mahasiswa dan masyarakat umum untuk terlibat dalam mendukung tata kelola migas yang bersih dan berkelanjutan.

Mahasiswa dan masyarakat umum terlebih dahulu harus memahami seluk beluk tata kelola migas. Setelah menguasai pemahaman dasar terkait hal tersebut, kita dapat bersama-sama terlibat mengambil peran dalam membangun sistem pengelolaan migas yang dapat mewujudkan sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. PUSHEP berkomitmen membangun ketahanan, kemandirian, dan kedaulatan energi melalui berbagai kegiatan.

Hingga berita ini dibuat, peserta yang telah mendaftar mengikuti kegiatan ini berjumlah 510 orang. Antusiasme ini menandakan bahwa sebenarnya mahasiswa dan masyarakat umum membutuhkan pengetahuan dan pemahaman dasar untuk dapat mengikuti perkembangan isu-isu migas. Kebutuhan tersebut akan selalu menjadi perhatian utama PUSHEP untuk memberikan yang terbaik buat pembangunan hukum migas yang berkemajuan.